Kisah si arif ( bocah pembunuh preman )

June022013
assalaamualaykum warohmatullahita'ala wabaarokatuh,. mrgreen
basmalah.png Bissmilahirohmanirohiim

Segala puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT Yang Maha Lembut dan Kasih Sayang kepada hamba-hamba-Nya.

Sholawat dan Salam kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhamad SAW. serta segenap keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya.

Kehadiran PAGE ini tidak terlepas dari semangat menegakkan, melanjutkan dan menyebarkan Risalah Rasulullah saw yang Rahmatan lil ‘Alamin.

Termasuk didalamnya membina ukhuwah Islamiah dan ukhuwah basyariah dalam kehidupan bermasyarakat serta berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan lahir batin Ummat Islam khususnya dan seluruh umat pada umumnya.

arif-di-lp.jpg

KISAH NYATA ARIF SI NARAPIDANA CILIK YANG CERDAS kiriman email dari sobat mohd sofian . Yang meminta kisah ini di posting di blog sHandy aHmad

Bismillahir-Rah maanir-Rahim ...

Terus terang, meski sudah beberapa kali mengadakan penelitian Kriminal di LP, pengalaman kali ini adalah pengalaman pertama saya ngobrol langsung dengan seseorang yang didakwa kasus pembunuhan berencana. Dengan jantung dag dig dug, pikiran saya melayang-layang mengira-ngira gambaran orang yang akan saya temui. Sudah terbayang muka keji Hanibal Lecter,

juga penjahat-penjahat berjenggot palsu ala sinetron, dan gambaran-gambaran pembunuh berdarah dingin lain yang sering saya temui di cerita TV.

Well, akhirnya setelah menunggu sekian lama berharap-harap cemas, salah satu sipir membawa seorang anak kehadapan saya.Yup, benar seorang anak berumur 8 tahun. Tingginya tidak lebih dari pinggang orang dewasa dengan wajah yang diliputi senyum malu-malu. Matanya teduh dengan gerak-gerik yang sopan.

Saya pun membaca berkas kasusnya yang diserahkan oleh sipir itu. Sebelum masuk penjara ternyata ia adalah juara kelas di sekolahnya, juara menggambar, jago bermain suling, juara mengaji dan azan di tingkat anak-anak.

Kemampuan berhitungnya lumayan menonjol. Bahkan dari balik sekolah di dalam penjara pun nilai sekolahnya tercatat kedua terbesar tingkat provinsi. Lantas kenapa ia sampai membunuh?

Dengan rencana pula? Kasus ini terjadi ketika Arif sebut saja nama anak ini begitu, belum genap berusia tujuh tahun.Ayahnya yang berdagang di sebuah pasar di daerah bekasi, dihabisi kepala preman yang menguasai daerah itu. Latar belakangnya karena si ayah enggan membayar uang 'keamanan' yang begitu tinggi.

Berita ini rupanya sampai di telinga Arif.

Malam esok harinya setelah ayahnya di kebumikan ia mendatangi tempat mangkal preman tersebut. Bermodalkan pisau dapur ia menantang orang yang membunuh ayahnya.

"Siapa yang bunuh ayah saya!" teriaknya kepada orang yang adadi tempat itu. "Gue terus kenapa?" ujar kepala preman yang membunuh ayahnya sambil disambut gelak tawa di belakangnya.

Tanpa banyak bicara anak kecil itu sambil melompat menghunuskan pisau ke perut si preman. Dan tepat mengenai ulu hatinya, pria berbadan besar itu jatuh tersungkur ke tanah. Arif pun langsung lari pulang ke rumah setelahnya. Akhirnya selesai sholat subuh esok paginya ia digelandang ke kantor polisi.

" Arif nih sering bikin repot petugas di Lapas!" ujar kepala lapas yang ikut menemani saya mewawancarai Arif sambil tersenyum. Ternyata sejak di penjara dua tahun lalu. Anak ini sudah tiga kali melarikan diri dari selnya. Dan caranya pun menurut saya tergolong ajaib.

Pelarian pertama dilakukannya dengan cara yang tak terpikirkan siapapun. Setiap pagi sampah-sampah dari Lapas itu di jemput oleh mobil kebersihan. Sadar akanhal ini, diam-diam Arif menyelinap ke dalam salah satu kantung sampah. Hasilnya 1-0 untuk Arif. Ia berhasil keluar dari penjara.

Pelarian kedua lebih kreatif lagi. Anak yang doyan baca ini pernah membaca artikel tentang fermentasi makanan tape (ingat lho waktu wawancara usianya baru 8 tahun). Dari situ ia mendapat informasi bahwa tape mengandung udara panas yang bersifat destruktif terhadap benda keras. Kebetulan pula di Lapas anak ini disediakan tape uli dua kali dalam seminggu. Setiap disediakan tape, arif selalu berpuasa karena jatah tape itu dibalurkannya ke dinding tembok sel tahanannya. Hasilnya setelah empat bulan, tembok penjara itu menjadi lunak seperti tanah liat. Satu buah lubang berhasil dibuatnya. 2-0 untuk Arif. Ia keluar penjara ke dua kalinya.

Pelarian ke tiganya dilakukan ala Mission Imposible. Arif yang ditugasi membersihkan kamar mandi melihat ember sebagai sebuah solusi. Besi yang berfungsi sebagai pegangan ember itu di simpan di dalam kamarnya. Tahu bahwa dirinya sudah diawasi sangat ketat, Arif memilih tempat persembunyian paling aman sebelum memutuskan untuk kabur. Ruang kepala Lapas menjadi pilihannya. Alasannya jelas, karena tidak pernah satu pun penjaga berani memeriksa ruang ini. Ketika tengah malam ia menyelinap keluar dengan menggunakan besi pegangan ember untuk membuka pintu dan gembok. Jangan Tanya saya bagaimana caranya, pokoknya tahu-tahu ia sudah di luar. 3-0 untuk Arif.

Lantas kenapa ia bisa tertangkap lagi? Rupanya kepintaran itu masih berada di sebuah kepala bocah.Pelarian- pelariannya didorong dari rasa kangennya terhadap ibunya.

Anak ini keluar dari penjara hanya untuk ke rumah sang ibunda tercinta. Jadi dari Lapas tanggerang ia menumpang-numpa ng mobil Omprengan dan juga berjalan kaki sekian kilometer dengan satu tujuan, pulang!

Karena itu pula pada pelarian Arif yang ketiga, kepala Lapas yang juga seorang ibu ini meminta anak buahnya untuk tidak segera menjemput Arif.

Hasilnya dua hari kemudian Arif kembali lagi kelapas sambil membawa surat untuk kepala Lapas yang ditulisnya sendiri.

* Ibu kepala Arif minta maaf, tapi Arif kangen sama ibu Arif. * Tulisnya singkat.

Seorang anak cerdas yang harus terkurung dipenjara. Tapi, saya tidak lantas berpikir bahwa ia tidak benar-benar bersalah dan harus dibebaskan. Bagaimanapun juga ia telah menghilangkan nyawa seseorang. Tapi saya hanya berandai-andai jika saja, kebijakan bertindak cepat menangkap pembunuh si ayah (secepat polisi menangkap si Arif) pastinya saat ini anak pintar dan rajin itu tidak akan berada ditempat seperti ini.

Dan kreativitasnya yang tinggi itu bisa berguna untuk hal yang lain. Sayangnya si Arif itu cuma anak pedagang sayur miskin sementara si preman yang dibunuhnya selalu setia menyetor kepada pihak berwajib setempat.

Itulah yang namanya keadilan di negeri ini!

SEMUANYA JADI LANCAR SAAT UANG BERBICARA.

Semoga kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah .. Wabillahi Taufik Wal Hidayah, ... Salam Terkasih .. Dari sHandy aHmad bLog ... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ... Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ... Silahkan DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....

#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#

---------------­-------------------------------

Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahum ­ma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta AstaghfirukaWa'atuubu Ilaik ....

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

9 responses to "Kisah si arif ( bocah pembunuh preman )"

Luchifer on 01:17 AM, 02-Jun-13

Ally saya Minta izin baca baca post mu ya ally,cheesy-grin

arrow http://twinsiweds.heck.in/download-film-fast-and-furious-6-subtitl.xhtml

eanreana on 05:02 AM, 02-Jun-13

Assalamualaikum wr wb.

Semoga saja si Arif dpt pengarahan yg benar. Karena akan sangat berbahaya sekali bila otak cerdasnya dipakai untuk melakukan tindak kriminal.

Cosmo on 08:03 AM, 02-Jun-13

Subhanallah, hbat skali tuh Anak. Itu mmang keadilan

Trik Download File Jar Lewat Opera Mini (Terbaru) <http://cosmo.mywapblog.com/download-jar-lewat-opera-mini-java.xhtml> mrgreen

Rian Mobile Blog on 04:37 PM, 02-Jun-13

O ke gan
postinganya,
Di tunggu kehadiranmu di
blogku
http://rians.pun.bz/game-fast-
foriust-by-gameloft-all-
screen.xhtml

Ahmad Sakai on 05:35 PM, 02-Jun-13

Sangad bermanfaat..dan mengharukan saat membaca.nya

Van yaschwein on 11:09 PM, 02-Jun-13

hebat si arif, tp masih kecil kok udah dipenjara

idozvaganza on 04:25 PM, 04-Jun-13

brt bagus, provokatif tp mendidik slalu ane share. inilah cara ane mlawan keangkuhan tembok kejam dunia.

The Kancut Kidz on 08:10 AM, 05-Jun-13

Benar2 anak ajaib

Omantea on 02:55 PM, 19-Jun-13

He,he..
Stlah bapak'y terbunuh. Knapa polisi gk langsung menciduk sang kpala preman ya.?? ? ..
Kan dah jelas,pelaku nya?
Gk da yg melapor polisi.?
Takut.?
Anak 7th aja brani.. .

Subscribe to comment feed: [RSS] [Atom]

New Comment

[Sign In]
Name:

Comment:
(You can use BBCode)

 
Back to Top